Wisata Dieng, 17 Desember 2016

Kawah Sikidang Dieng

Kawah Sikidang, yang terletak di Desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara ini merupakan kubangan-kubangan lava yang di akibatkan adanya aktifitas vulkanis di bawah lokasi tanah (reservoir). Bisa di katakan Kawah Sikidang ibarat lapisan kulit yang di dalamnya terdapat rongga dapur magma, yang kapan saja bisa meletupkan isinya membentuk rekahan-rekahan di permukaan tanah.
Kawah Sikidang merupakan Obyek Wisata Unggulan Dieng yang wajib di kunjungi. Di antara Kawah-kawah lainya yang terdapat di Dieng, Kawah Sikidang juga terkenal dengan fenomena kolam kapunden kawahnya yang bisa melompat dan berpindah dala satu kawasan yang luas. Itulah sebanya Kawah Sikidang menjadi salah satu dari banyak Kawah di Kawasan Dataran Tinggi Dieng yang paling di minati. Tiap minggu wisatawan berbondong-bondong menyaksikan aktifitas vulkanik yang dengan mudah bisa di saksikan langsung.

Dataran Tinggi Dieng adalah Gunug berapi raksasa dengan telaga-telada dan kawah-kawah bekas letusan Gunung berapi purba yang sekarang dihuni penduduk. Kawah-kawah yang masih menunjukan aktifivitas vulkanik ini menjadi daya tarik sendiri, begitu juga dengan Kawah Sikidang Dieng. Letak posisi Kawah Sikidang Dieng berbeda dengan kawah-kawah pada umumnya yang letaknya di pereng ataupun di puncak ketinggian gunung yang susah untuk di lihatnya, sedangkan Kawah Sikidang merupakan Kawah yang mudah untuk di kunjungi karena letaknya berada di tanah yang datar, sehingga pengunjung wisatawan lebih lebih leluasa untuk menikmati fenomena lumpur panas meletup-letup, uap panas mengepul di udara. Disinilah salah satu tempat dimana fenomena alam yang benar-benar menarik perhatian.

Fenomena Kawah Sikidang Yang Seperti Kijang


Kawah Sikidang yang terbentuk dari letusan Gunung Berapi yang terjadi beribu-ribu tahun yang lalu di Dataran Tinggi Dieng. Sampai kini Kawah ini masih aktif, jika anda mengunjungi Kawah Sikidang, anda akan melihat aktifitas Gunung Berapi berupa lumpur vulkanik yang meletup-letup di sertai uap tebal beraroma pekat belerang yang mengepul berupa asap putih.

Kawah ini sangat fenomenal. Pada waktu tertentu, rata-rata sekali dalam 4 tahun, kolam kawah akan berpindah tempat yang seolah-olah melompat dalam satu kawasan seperti karakter hewan "Kijang atau Kidang" (bahasa jawa kuno), yang suka melompat. Itulah salah satu penyebab asal-muasal mengapa Kawah ini dinamakan Kawah Sikidang.

Letak Dan Tiket Masuk Kawah Sikidang


Kawah Sikidang terletak di sebelah timur Desa Wisata Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, walaupun masih banyak yang mengatakan letaknya di Wonosobo. Untuk mencapainya juga sangat mudah karena letaknya dekat dengan Candi Bima dan Komplek Candi Arjuna.

Untuk memasuki Kawasan Wisata Kawah Sikidang Dieng, anda akan dikenai tiket masuk yang merupakan tiket terusan dengan tiket masuk Komplek Candi Arjuna, sebesar Rp.15.000,-. Ini artinya bahwa jika anda setelah masuk ke area Wisata Kawah Sikidang, anda juga bisa menikmati area Wisata Sejarah Komplek Candi Arjuna tanpa membeli tiket lagi. Harga yang murah untuk 2 Obyek Wisata sekaligus, anda sudah bisa menikmati indahnya Wisata Dieng Plateau. Lokasi Kawah Sikidang di buka setiap hari dari jam 07.00 - 16.00 WIB.

Pesona Aktifitas Vulkanik Kawah Sikidang Dieng


Seperti pada Kawah-kawah lainya, Kawah Sikidang juga tinggi akan kandungan sulfur, zat belerang dan zat-zat lainya. Oleh karena itu uap yang keluar sangat tebal dan terasa pekat baunya. Untuk itu jika anda mengunjungi Wisata Kawah Sikidang, anda disarankan untuk memakai masker ataupun penutup mulut lainya agar anda bisa lebih leluasa untuk menikmati pesona Kawah Sikidang. Anda juga harus mematuhi rambu-rambu yang tertera di dekat Kawah Sikidang, untuk tidak menyalakan api atau membuang puntung rokok di sekitaran Kawah ataupun ke dasar kawahnya. Api yang mengenai zat-zat yang berasal dari gunung berapi bisa memacu terjadinya ledakan atau kebakaran.

Tanah di sekitaran Kawahpun ikut memutih karena kandungan sulfurnya. Itulah kenapa saat berada di Kawasan Kawah Sikidang, yang anda lihat hanyalah kawah tandus yang berwarna keputihan karena pepohonan mati akibat aktifitas kawah. Terdapat lobang-lobang kolam bekas letusan kawah di berbagai titik. Tanah juga di sekitar bibir kawah juga sangat rapuh, dan jika anda tidak berhati-hati saat mendekat ke bibir kawah, anda bisa terjerembab atau tercebur ke kawah panas yang sedang mendidih. Untuk tujuan keamanan, pengelola Obyek Wisata Kawah Sikidang memasang pagar pembatas untuk menjaga jarak aman dari kolam kawah agar wisatawan tidak terpapar uap panas yang pekat dan tentunya agar hal yang tidak di inginkan tidak terjadi.

Berwisata ke Kawah Sikidang akan menjadikan pengalaman yang luar biasa karena anda akan bisa melihat aktifitas kawah langsung dengan jelas aktifitas vulkanik gunung berapi di kolam kawah tanpa harus mendaki gunung. Warna tanah yang memutih serta aktifitas kawah yang fenomenal dan unik sering digunakan sebagai obyek foto bagi para pengunjung. Mengambil gambar kawah dengan background lumpur panas yang meletup-letup dan kepulan asap putih, menjadikan latar belakang foto menjadi menarik sekali. Wisata anda akan lebih bervariasi dan hasil koleksi foto anda akan lebih komplit karena tidak melulu hasil jepretan lanskap alam yang hijau saja.

Telor Rebus Kawah Sikidang


Keberadaan Kawah Sikidang dengan segala keunikanya membawa berkah bagi masyarakat sekitar. Semakin bertambahnya dan ramainya pengunjung yang datang, semakin banyak juga peluang kerja yang muncul. Penduduk sekitar bisa berjualan makanan dan minuman untuk wisatawan. Biasanya masyarakat sekitar menjual makanan khas Dieng atau berbahan dasar dari hasil pertanian Dieng, yaitu kentang.

Dan yang paling di cari wisatawan, yaitu Telor Rebus Kawah Sikidang. Masyarakat menjual telor mentah untuk kemudian direbus di kawah kecil yang airnya mendidih. Anda juga bisa merebus telor sendiri di kawah yang kecil tersebut, dengan membutuhkan waktu sekitar 5 menit akan langsung matang. Selain makanan, ada juga yang menjual bongkahan-bongkahan belerang padat yang di jual sebagai souvenir, untuk pengobatan berbagai penyakit kulit, dan juga bisa digunakan sebagai obat lelah atau capek dengan cara digunakan untuk mandi ataupun berendam.

Di sekitar kawah juga tersedia Fotografer yang bisa mengambilkan foto langsung jadi yang sering di minati oleh wisatawan. Tidak hanya itu, di sekitar Kawah Sikidang juga terdapat penduduk yang menyewakan burung hantu untuk berfoto bersama anda. Burung hantu jinak yang disewakan untuk berfoto di Kawah Sikidang akan menjadikan hasil foto anda akan semakin terlihat mistis.

Jika anda berwisata ke Kawah Sikidang, anda akan melihat ada yang unik dengan penduduk sekitar kawah. Anda akan melihat fenomena unik asli Dieng, yaitu anak-anak yang berambut Gembel atau Gimbal. Keberadaan anak-anak gembel ini berkaitan dengan legenda Kawah Sikidang, yang pada saat event Dieng Culture Festival anak-anak ini akan mengikuti ritual pemotongan rambut gembel dengan cara di ruwat atau melalui ruwatan. Unik sekali bukan.

OBYEK WISATA KAWAH - KAWAH DIENG LAINYA